Galeri Foto Situ di UI

Galeri Foto Situ di Universitas Indonesia

Tahun 2006

Sumber: Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kota Depok Tahun 2006

Di Kecamatan Beji terdapat empat setu yang seluruhnya berada di lingkungan kampus Universitas Indonesia Depok, sehingga keenamnya berada di bawah pengawasan pihak pengelola kampus. Keempat setu tersebut adalah: Setu Kenanga, Agathis, Mahoni, Puspa. Berdasarkan pengamatan Tim pada November 2006, pemanfaatan lahan di sekitarnya keempat setu tersebut cukup terkendali dan sesuai dengan perencanaan. Terlihat beberapa setu yang tebingnya sudah dibeton untuk mengantisipasi terjadinya longsoran. Selain itu dibuat pula sistem tangkapan sampah untuk menangkap sampah yang ikut mengalir melalui saluran. Namun dalam upaya pengelolaan setu di lingkungan Kampus UI Depok tetap diperlukan peran Pemkot Depok, terutama dalam hal pendanaan.

Dua di antara keempat setu di lingkungan kampus UI Depok tersebut, yaitu Setu Puspa dan Setu Mahoni, dimanfaatkan sebagai kawasan konservasi. Di Setu Kenanga, terlihat adanya timbunan limbah padat. Menurut pihak pengelola kampus, limbah tersebut berasal dari Pasar Kemiri, yang bersama limbah cair yang juga berasal dari pasar tersebut, mengalir ke dalam kedua setu tersebut. Maka, berdasarkan kondisi tersebut, pihak pengelola kampus UI Depok telah melakukan pengelolaan (treatment) secara rutin di dalam lingkungan kampus UI Depok. Untuk itu dirasakan pula perlunya kontribusi Pemkot Depok dalam rangka penanganan limbah cair tersebut.


Situ Kenanga

Situ Agathis

Situ Mahoni

Situ Puspa

Tahun 2009

Sumber: Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kota Depok Tahun 2009

Situ Kenanga

Situ Kenanga. Permukaan perairan situ yang terletak di depan Gedung Rektorat Universitas Indonesia tampak jernih dan bebas dari tumpukan limbah domestik seperti situ lain di kampus UI Depok. (Agustus, 2009)

Situ Agathis

Situ Agathis. Permukaan perairan tampak berwarna hijau , terdapat lumut, ganggang dan daun-daun yang berguguran dari pohon-pohon yang terdapat di sekitarnya (Agustus, 2009)

Situ Mahoni

Situ Mahoni. Permukaan perairan tidak terawat, keruh, dipenuhi oleh limbah domestik, dan tampak berbuih, yang diduga akibat aktivitas domestik di sekitarnya (Agustus, 2009)

Situ Puspa

Situ Puspa. Permukaan perairan di bagian tengah situ tampak agak jernih dan bersih, tidak seperti yang nampak di bagian tepi yang keruh dan terdapat limbah padat hasil aktivitas masyarakat di sekitarnya (Agustus, 2009)

Tahun 2010

Sumber: Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kota Depok Tahun 2010

Situ Kenanga

Situ Kenanga. Permukaan perairan situ yang terletak di depan Gedung Rektorat Universitas Indonesia tampak jernih dan bebas dari tumpukan limbah domestik seperti situ lain di kampus UI Depok. (Agustus, 2010).

Situ Agatis

Situ Agathis. Permukaan perairan situ Agathir tampak berwarna hijau terdapat lumut, ganggang dan daun-daun yang berguguran dari pohon-pohon yang terdapat di sekitarnya, bahkan di sisi lain ditumbuhi gulma (Agustus, 2010).

Situ Mahoni

Situ Mahoni. Permukaan perairan tidak terawat, keruh, dipenuhi oleh limbah domestik, dan tampak berbuih, yang diduga akibat aktivitas domestik masyarakat di sekitarnya. Sedangkan saluran airnya pun Nampak kotor dan berbuih (Agustus, 2010).

Situ Puspa

Situ Puspa. Permukaan perairan Situ Puspa agak kotor, airnya keruh  berwarna kehijauan yang disebabakan karena banyaknya lumut, juga banyak sampah di tepi situ (Agustus, 2010)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: