Artikel Situ Rawa Kalong

Nasib Petani Rawakakalong

Sumber:  http://rawakalong.depoksite.com/

Sejarah dari tahun ke tahun tentang situ rawa kalong begitu panjang dan melelahkan, dari sejarah air yang begitu jernih yang bisa digunakan tempat latihan para anggota TNI pada tahun-tahun 70 an .setelah dikelilingi banyaknya komunitas pabrik yang membuang limbah menjadikan situ seolah bak dagangan yang laris dibicarakan hampir setiap saat siapa yang peduli,? pemerintahpun tak mampu mengatasi problem tersebut, tapi karena masyarakat sebagai object komunitas yang ada disekitarnya. mau tidak mau harus peduli bagaimana pencemaran air yang baunya menyengat hidung bagi siapapun yang lewat apalagi dimusin kemarau, sedikit demi sedikit masyarakat mempunyai kepedulian dengan lingkungannya mulai dari mengkritisi adanya pabrik yang membuang limbah disekitar situ, masyarakat gencar melakukan demo dari tahun ke tahun akhirnya kondisi air sedikit demi sedikit kadar PH Nya semakin membaik, dari situlah masyarakat mencoba membuat indikasi tentang kondisi air sudah layak apa belum atau membahayakan tidak bagi lingkungan, yaitu dengan cara menabur ikan. sama kisahnya sedikit demi sedikit ikan ditabur dan ternyata hasilnya menjadi komoditi tambahan bagi masyarakat.dari sinilah dengan pembinaan baik dari KTNA Kota Depok maupun KTNA Kecamatan serta dari Dinas Perikanan juga dari Dinas Pertanian, masyarakat mulai membentuk kelompok Tani dan berdirilah Kelompok Tani tahun 2000 dengan perkembangan yang pesat saat pergantian pengurus lahirlah nama kelompok tani mina tirta dan sekaligus diiringi terbentuknya Koperasi,

Sepertinya kegiatan kelompok Tani Mina Tirta ini belum membuahkan hasil yang mengejutkan untuk mengangkat nama curug Depok Yang sudah terkenal dengan belimbingnya, namun setidaknya walau dilihat Cuma jalan setapak, kita harus merasa bangga dengan moto yang singkat “ sedikit berbuat lebih baik daripada tidak sama sekali “ disaat ada pameran hari pangan sedunia ternyata kelompok tani mina Tirta mampu meraih juara III tingkat kota Depok, IPB juga pernah order ikan I,5 ton, Petani juga telah mensuplai kebutuhan dipasar sekitar, Kerja kelompoak tani juga terlihat dari lapak yang ada disekitar situ rawa kalong mempunyai harga yang setandar dari koperasi yang hampir tiap hari diserbu pembeli untuk menikmati ikan segar, apalagi bila malam hari-hari besar atau malam minggu semua lapak tak luput dari kebanjiran order, itulah sedikit yang baru bisa diperbuat, berdirilah KKWT kelompok Wanita Tani yang juga di Bina dari Dinas pertanian mampu memproduksi berbagi makanan olahan yang dibuat dari hasil komoditi ikan rawa kalong diantaranya, Abon lele,Abon patin,Kentucky Patin,juga pepes patin dll,

Namun karya itu sekarang tak begitu bergairah bahkan condong risau adanya mendengar akan diadakannya pengerukan dan perintah pengosongan keramba dari perintah sejak bulan Januari 2008, hal ini tak ada yang salah. petani menyadari memang itu tanah garapan, tapi yang disayangkan program yang belum jelas dan kami berharap sosialisasi diikuti dengan paparan program yang jelas, karena kasihan masyarakat petani, disaat rawa tercemar tak ada yang peduli tapi saat sudah layak dan airnya bagus, masyarakat entah dimana suaranya, teriakpun tak terdengar, semoga kedepan adanya program yang jelas dan petani yang mayoritas adalah para pengangguran ini bisa berkarya kembali sesuai aturan yang bisa diterima semua pihak .terima kasih semoga ada tanggapan yang menjadikan obat bagi kami yang baru merintis belum hidup namun akan mati.

Teriakan dan usulan petani ini ternyata ditanggapi serius LPM bersama konsultan mengundang kelompok tani mengenai isu tersebut yang mana ini benar perintah secara hirarki dari PU pusat dari hasil pertemuan dibulan april 2007 itu petani diminta segera mengosongkan keramba bilama sudah rapi dan akan di manfaat kan lagi petani akan dilibatkan, namun petani belum greget. menanggapi hal tersebut yang akhirnya di bulan agustus 2008 perintah itu datang juga yang mana sudah melalui sosialisasi yang jelas dan petani pasarah kerambanya untuk diangkat.

Ternyata berita pengerukan itu datang juga .tepat dibulan oktober 2008 perintah pengosongan harus dihormati, alat pengeruk bego beserta petugas trantib dari kota depok turun kelapangan mengawasi eksekusi tanpa perlawanan, masyarakat memang sadar betul bahwa penataan ini adalah untuk masa depan yang lebih baik, setelah akhir tahun 2008 sesuai anggaran yang ada situ terlihat kosong dan bersih bak laut pesisir ancol,dan petani benar-benar kaehilangan mata pencaharian sementara pengerukan dan pembersihan juga belum maksimal jalan terlanjur diacak-acak tek jelas kapan akan diteruskan.

Tahun 2009 telah tiba diawali kriris global yang melanada Dunia termasuk Indoneia diikuti tutupnya pabrik PT.Rajabrana menambah beban penderitaan para petani, dari keadaan yang semakin sulit itulah kelompok tani melalui forum-forum pertemun baik tingkat Kecamatan maupun tingkat kelurahan bersama KTNA dan LPM selalu mengajukan usulan agar kiranya petani bisa bertani ikan lagi.pada minggu I bulan Maret 2009 diadakan pertemuan di Kelurahan akhirnya muncullah Draft yang di amanatkan melalui LPM untuk mengawasi langsung perijinan dengan catatan.

  • Buat surat pernyataan diatas Materai
  • Hanya dijinkan lokasinya diujung batas rawa sebelah selatan 170 M .
  • 1 petani 1 keramba.
  • Uuran 4 X 10 M.
  • Petani siap mengangkat keramba bila mana mau ditata kembali.
  • Siap menjaga kebersihan.
  • Keramba tak boleh dijual belikan.

Dengan sponsor LPM dan kelompok Tani bersatulah para petani dari RW.01 dan RW.08 menyetujui persyaratan tersebut maka secara mendadak trecatat 91 orang sampai dengan tanggal 7 maret 2009.dan tanggal 8 Maret merupakan hari pertama pemasangan contoh keramba sesuai gambar dan kesepakatan telah dimulai.

Namun semua itu gagal keputusan terakhir tetap tidak dijinkan mengelola situ dan lebih baik seperti sekarang yang tidak jelas programnya dan entah sampai kapan.

Selamat bersedih wahai petaniku,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: