Berita Situ Pengasinan

Januari 2010

HIPMI Bersih-Bersih Situ di Depok

Sumber:  http://matanews.com/ 3 Januari 2010

Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail di Situ Pengasinan, Depok/*piput.matanews

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Minggu (03/01) menggelar kegiatan bersih-bersih kawasan Situ Pengasinan, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Wali kota Depok, Dr. Ir. Nur Mahmudi Ismail, M.Sc yang secara simbolis membuka acara yang dikemas sebagai Depok Go Green II itu mengakui, jika kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.

“Jadi tidak sekedar kewajiban pemerintah daerah saja untuk mengurusi lingkungan tapi keterlibatan dan peran serta aktif masyarakat sangat diperlukan,” ujar Nur Mahmudi.

Kegiatan ini boleh jadi merupakan titik terang untuk membangun kesadaran masyarakat akan lingkungan. Bila hal ini terwujud bukan tidak mustahil kota Depok akan menjadi hijau dan tetap menjadi air serapan ibu kota Jakarta.

Ketua HIMPI Depok Ir. Roni Aidil, MM menyebutkan, kegiatan yang mereka prakarsai ini sebagai salah satu wujud kontribusi kalangan pengusaha kepada kota Depok. “Pengusaha tidak hanya diartikan sebagai perusak lingkungan, tapi juga peduli akan lingkungan,” ujarnya.

Selain bersih-bersih Situ Pengasinan, Depok Go Green II yang merupakan kedua kalinya sebagai hajad HIPMI Depok, juga diikuti pameran lingkungan di Margo City Depok, diikuti perusahaan-perusahaan yang peduli lingkungan.

Menurut anggota DPRD Depok Babay Suhaimi pada dialog lingkungan lanjutan di Margo City, seharusnya toko-toko sepanjang Margonda Raya juga wajib untuk menanam atau menghijaukan lahan parkirannya, sehingga sepanjang jalan akan terlihat hijau dan bersih.

Kegiatan Depok Go Green II berlangsung 1-10 Januari 2010, guna memberi inspirasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang arti pengtingnya lingkungngan khususnya keberadaan air tanah untuk masa depan. (*As/bo)

November 2012

Heryawan Tinjau Normalisasi Situ Pengasinan Depok

Sumber: http://www.bogornews.com/ 9 November 2012,

60Situ-Pengasinan-DepokTINJAU SITU PENGASINAN DEPOK – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meninjau Situ Pengasinan Depok, Selasa (6/11) siang. Setiba di situ, ia disambut dengan balas pantun dan kesenian beladiri. Acara dilanjutkan dengan menebar benih sebanyak 50.000 ekor ikan nila, ikan mas dan ikan tawes. Ia juga menyempatkan diri menaiki rakit yang ada di dalam situ, serta dilanjutkan dengan diskusi bersama petani ikan dari Unit Pelayanan Pengembangan Perikanan (UPPP) di Desa Parung Poncol dan melihat budidaya ikan gurame. (tubasmedia.com/damanik)

BANDUNG, (Tubasmedia.com) – Selasa (6/11) siang, kawasan Situ Pengasinan, Depok, tampak tak seperti biasanya. Para petani-peternak ikan berkumpul, menyambut kedatangan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Orang nomor satu di Jabar yang akrab disapa Kang Aher ini meninjau pelaksanaan normalisasi situ yang ada di Kecamatan Bojongsari itu. “Yah kita normalisasi dulu. Kalau mangkoknya mengecil dan rusak kan gak bisa tampung air, untuk itu kita normalisasi dulu biar bisa atasi banjir,” jelasnya.

Dalam upaya pencegahan banjir, program normalisasi juga bukan hanya situ, tapi juga sungai dan waduk. “Termasuk, kita akan bangun bendungan di Ciawi,” jelasnya. Dalam kesempatan itu Ahmad Heryawan menaiki rakit melihat langsung proses normalisasi, terutama beberapa pendangkalan dan timbunan di tepi situ. Bagi Pemerintah Provinsi Jabar, normalisasi situ bukan hanya untuk pencegahan banjir, tapi juga untuk pemberdayaan ekonomi. “Ini akan sangat bermanfaat bagi kelancaran migrasi, dan peternak ikan di sini,” jelasnya.

Usai menebar benih sekitar 50 ribu ikan tawes, ikan mas dan nila di Situ Pengasinan, Ahmad Heryawan kemudian mengunjungi Unit Pelayan Pengembangan Perikanan (UPP) Kota Depok di Duren Mekar yang lokasi tidak jauh dari situ. Di UPP, Gubernur Ahmad Heryawan berdialog dengan para petani pembibitan ikan air tawar, dan memberikan bantuan 50 paket indukan buat pembibitan. “Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur yang sudah memperhatikan kami. Masalah kami memang pada keterbatasan indukan,” kata Nahrowi, Ketua Kelompok Tani Duren Mekar. (damanik)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: