Dian Fitria

RUMAH SUSUN TEPI SITU RAWA BESAR

Oleh : Dian Fitria
NIM. 152 00 047, S1 – Architecture Study Programme
Tugas Akhir Mahasiswa Tahap Sarjana FTSP ITB tahun 2005
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-04-02 11:29:15

Sumber: http://digilib.itb.ac.id/

Abstrak:

Tugas akhir ini mengambil kasus proyek perancangan Rumah Susun Tepi Situ Rawa Besar di kampung Lio, kelurahan Depok, kecamatan Pancoran Mas, kota Depok yang berada di kawasan cukup strategis atau sering diseubt sebagai jantung kota Depok. Menurut RTRW kota Depok 2001-2010, kawasan ini direncanakan sebagai kawasan mixed used berbasis pariwisata mengingat keberadaan situ atau danaunya juga akan menjadi land mark kota Depok.

Hal itu sangat ironis, melihat kondisinya yang cukup memprihatinkan. Banyak penduduk yang datang ke kawasan tersebut untuk bermukim karena terdesaknya kebutuhan papan dari tempat asal (terutama kasus penggusuran dari Jakarta). Perbandingan pertambahan penduduk dengan lahan yang tersedia sangat timpang, sehingga terjadi pengurugan tanah secara ilegal. Akibatnya terjadi penyusutan luas Situ dari 35 ha – 13 ha dalam waktu singkat.

Tujuan proyek adalah mencari jalan tengah agar dapat mengakomodasi dua kepentingan yang berbeda. Permasalahan utama perancangan yaitu bagaimana rehousing bagi warga Kampung Lio dilakukan mengingat terjadi perubahan dari tipologi landed house menjadi multistorey house dan kontribusi apa yang dapat diberikan rumah susun bagi revitalisasi kampung sekitar dan Situ Rawa Besar. Selanjutnya kedua hal tersebut dijawab dengan disain perancangan baik dari lingkup kawasan sampai ke unit-unit hunian.

Untuk masalah rehousing yang perlu dilakukan adalah mengakomodasi kebiasaan dan aktivitas sehari-hari warga Kampung Lio. Sedangkan untuk kontribusi rumah susun adalah dengan penataan kawasan sempadan menjadi area wisata, perbaikan infrastruktur yang dapat menanggulangi banjir dan pencemaran Situ Rawa Besar, serta penyediaan fasilitas ruang terbuka bagi kampung sekitar yang saat ini dirasa kurang.

Untuk meningkatkan ekonomi warga Kampung Lio, perlu disediakan lapangan kerja yang dapat menyerap tenaga kerja masyarakat lokal. Melihat kondisi sumber daya alam dan manusia yang ada, pariwisata dan perikanan merupakan aspek yang memungkinkan untuk dikembangkan. Keduanya dapat saling menunjang dengan memberikan kesempatan warga untuk mengelola, misalnya dengan mengeluarkan produk-produk wisata seperti restoran ikan, rekreasi pancing dan perahu, serta benda-benda hasil kerajinan rakyat.

Keyword :  Kampung Lio, Rumah susun, Tepi situ Rawa Besar, Mixed use

Copyright (c) 2005 ITB Faculty of Civil Engineering and Planning.

Information Dissemination Right @ 2007 ITB Central Library,
Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia.

Pedoman Penggunaan Tugas Akhir:

Tugas Akhir S1 yang tidak dipublikasikan terdaftar dan tersedia di Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Bandung. Hak cipta ada pada pengarang dengan mengikuti aturan HaKI yang berlaku di Institut Teknologi Bandung. Referensi kepustakaan diperkenankan dicatat, tetapi pengutipan atau peringkasan hanya dapat dilakukan seizin pengarang dan harus disertai dengan kebiasaan ilmiah menyebutkan sumbernya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: